Biro Administrasi Pimpinan Provinsi Sumatera Barat

Gubernur Mahyeldi: Hari Bhayangkara Momentum Perkuat Sinergi Polri dan Pemda untuk Masyarakat

1 Juli 2026 22:14:27Berita UtamaDilihat 158 kali

Gubernur Mahyeldi: Hari Bhayangkara Momentum Perkuat Sinergi Polri dan Pemda untuk Masyarakat

PADANG – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah bersama Wakil Gubernur, Vasko Ruseimy menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat” di Halaman Istana Gubernuran, Rabu (1/7/2026). Gubernur Mahyeldi menilai momentum tersebut sebagai ajang memperkuat sinergitas antara Pemerintah Daerah dan Polri dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan daerah.

Upacara tersebut berlangsung khidmat dengan Kapolda Sumbar Komjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lainnya.

Usai upacara, Gubernur Mahyeldi menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia. Ia berharap Polri terus menjadi institusi yang semakin profesional, dipercaya masyarakat, serta senantiasa bersinergi dengan pemerintah daerah.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia. Semoga Polri terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan mendukung pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Mahyeldi.

Sementara itu Kapolda Sumbar,  Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta mengatakan Hari Bhayangkara merupakan momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk mengenang sejarah pengabdian sekaligus melakukan refleksi terhadap pelaksanaan tugas yang telah diemban.

Menurutnya, tema “Polri untuk Masyarakat” menegaskan bahwa setiap kebijakan dan pelaksanaan tugas kepolisian harus berorientasi pada kepentingan masyarakat melalui perlindungan, pengayoman, pelayanan, dan penegakan hukum yang profesional, transparan, akuntabel, serta berkeadilan.

“Seluruh kebijakan dan langkah Polri harus selalu berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara. Kepercayaan masyarakat merupakan fondasi utama keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Gatot.